Menjadi tua adalah kepastian dan tidak bisa terbantahkan. Setiap manusia pasti akan mengalaminya. Setiap detik berganti menit, menit berganti jam, jam berganti hari, usia manusia akan terus bertambah. Tidak ada manusia yang usianya berkurang.
Selain usia yang akan terus bertambah, Tua juga ditandai dengan perubahan fisik. Mau tidak mau, Setiap iinsan di dunia akan beranjak tua sesuai dengan proses biologis yang mengikutinya. Dari kulit yang mulai keriput, mata yang rabun, tubuh yang sulit berdiri tegap dan lain sebagainya. Itu semua adalah proses alami yang memeang tidak bisa dihindari dengan teknologi secanggih apapun. Berbagai cara yang dilakukan menusia untuk selalu terlihat muda Tidak akan sanggup menutupinya. Karena upaya tersebut hanya bisa memperlambat proses perubahan secara fisiknya saja.
Selain usia yang akan terus bertambah, Tua juga ditandai dengan perubahan fisik. Mau tidak mau, Setiap iinsan di dunia akan beranjak tua sesuai dengan proses biologis yang mengikutinya. Dari kulit yang mulai keriput, mata yang rabun, tubuh yang sulit berdiri tegap dan lain sebagainya. Itu semua adalah proses alami yang memeang tidak bisa dihindari dengan teknologi secanggih apapun. Berbagai cara yang dilakukan menusia untuk selalu terlihat muda Tidak akan sanggup menutupinya. Karena upaya tersebut hanya bisa memperlambat proses perubahan secara fisiknya saja.
Namun seiring bertambahnya usia dan perubahan fisik yang dialami manusia secara pasti dan tak terhindarkan tersebut, terkadang tidak dibarengi dengan bertambahnya tingkat kedewasaannya. Anggapan bahwa dewasa adalah yang telah belajar banyak dari setiap pengalaman hidup yang di jalaninya, memiliki pandangan hidup yang jelas dan terarah, dan pemikiran yang jauh lebih matang. Itu semua tidak bisa menjadi acuan ketika melihat seseorang yang memiliki usia yang jauh lebih tua. Karena pada kenyataanya, masih banyak orang yang sudah dianggap masuk dalam golongan dewasa(tua) masih memiliki sifat kekanak-anakan.
Menjadi seorang yang dewasa itu tidak mudah. Butuh proses panjang untuk seseorang bisa dikatakan orang dewasa. Kedewasaan seseorang mungkin bisa diperoleh dari berapa banyaknya pengalaman hidupnya. Namun, semua itu tergantung bagai mana cara ia menyikapi pengalaman yang ia dapatkan. Tidak semua pengalaman yang ia terima bisa membuat sosoknya menjadi seorang yang dewasa dan penuh tanggungjawab. Karena pada dasarnya awal dari kedewasaan seseorang adalah pada pola pikir dan perasaaannya. Bilamana ia tidak memikirkan kepentinga pribadinya. Tidak hanya merasakan suatu hal hanya dari perasaanya sendiri, namun juga ia memikirkan perasaan bagaimana jika ia berada di posisi orang lain.
Jadi, Kedewasaan seseorang bisa dilihat dari bagaimana ia bersikap lebih baik dari sebelumnya, berdasarkan pengalaman yang didapatkan selama hidupnya dan terus belajar menjadi lebih baik lagi. Tak ada orang yang bisa menyadari bahwa dirinya telah dewasa atau belum. Karena dewasa hanya mampu dinilai oleh orang lain. Dan kedewasaan tidak perlu diumbar-umbar, karena yang mengumbar-umbar kedewasaanya adalah orang yang belum dewasa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar